“Hati2 kalu aku katmu ya. Cewh…”
Sms pertama, sebenarnya semua ditulis dengan huruf kapital. Penulisannya memang acakadut. Maklum, bukan orang Indonesia. Saya tidak balas.
“Hi kam sodh mati atu blom. Nante saya pasti katmu kamu kamu tidh tngb jawab ya…”
Sms ke-dua, kali ini semuanya huruf kecil. Masih acakadut. Kali ini saya balas, cukup panjang.
“Kamu masih hidup, saya kira kamu sudah meninggal…”
Kalau ini bukan lagi lewat sms, tapi langsung, waktu dia datang ke kantor. Jurus ngeles saya langsung keluar. Toh, alasan sejuta. Dia tidak banyak membantah. Untung, karena saya juga sedang mudah emosi. Kalau tidak, bisa berantem kita.
Menurut semua teman di kantor, satu orang ini memang agak “beda”. Tidak perlu kita tanggapi dia, dengar dia, percaya dia, bicara dengan dia, toh dia orang gila, tidak akan pernah mengerti apapun. Memang benar. Dasar imigran gila.
Oh my….,
jadi itu orang iraknya itu ya?
XD
parah… parah…
By: D' on July 31, 2008
at 7:43 am